Download Shp UTM

Home » arcgis

Gambar 1. Zona UTM dunia

Download shp utm.

Dalam bekerja menggunakan Software SIG, seseorang seringkali harus menentukan zona UTM data. Di Indonesia zona UTM terbentang mulai dari 46-54.

Salah satu fungsi menentukan zona ini adalah untuk mendapatkan luasan area yang akurat.

Secara teori seseorang dapat menentukan zona UTM suatu lokasi dengan menggunakan beberapa opsi berikut.

[Baca juga: membuat koordinat tm3 di arcgis]
[Baca juga: cara import point di autocad land desktop 2009]

Opsi tersebut hanya merupakan alternatif untuk mengetahui zona UTM dari data kita. Untuk pekerjaan sehari-hari saya rasa lebih mudah dengan meng-overlay data dengan shp zona UTM.

Read more

Cara Membuat Shp dari Excel Menggunakan ArcGIS

Cara membuat shp dari excel adalah tutorial yang akan saya bahas dalam artikel ini. Data sample yang saya gunakan merupakan data survey GPS yang berisi nilai Ph pada suatu lokasi di Jakarta dalam format csv.

[Baca juga : membuat sistem koordinat TM3 di ArcGIS]


Untuk sample data yang saya gunakan silahkan unduh pada link berikut:
[Unduh data sample format csv]

Untuk data sample yang sudah menjadi shapefile pada link berikut:
[Unduh data sample format shapefile]


Hasil dari tutorial ini adalah data shapefile yang bertipe geometri point. Membuat data shp dari data tabular adalah salah satu proses pekerjaan yang sering dilakukan pada SIG. Contoh pekerjaan yang sering dilakukan adalah menginput data hasil survey lapangan yang memiliki koordinat lintang dan bujur. Untuk koordinat yang kita gunakan dalam tutorial ini memiliki format desimal derajat.

Read more

Exploring ArcPy Part 1

Explore-Arcpy-Part-1

Hallo, teman-teman semuanya. Apa kabar klen? semoga semuanya selalu sehat dan aman, apalagi dalam masa pandemi seperti ini (vaksin mana vaksin ?? Wkwk).

Beberapa waktu belakangan ini, saya lagi seru banget ngulik-ngulik mengenai ArcPy, jadi sepertinya jika dibuatkan tulisan dan video juga akan seru. I hope so. FYI, untuk videonya sudah saya sertakan diakhir artikel.

Okay, without further ado. Let’s get started.

Jadi, enaknya kita akan membuat simulasi pekerjaan GIS ya, dengan menggunakan ArcPy. Secara singkat kira-kira langkahnya adalah seperti berkut:

  1. Membuat geodatabase
  2. Listing shapefile pada suatu folder
  3. Copy shapefile dari folder ke geodatabase
  4. Melakukan geoprocessing dengan union
  5. Membuat folder baru
  6. Copy hasil union menuju folder yang telah kita buat sebelumnya

Read more

Membuat Koordinat TM 3 ArcGIS

[google-translator]

Membuat Sistem Koordinat TM 3 ArcGIS dengan contoh Zone 49.2.

[Baca juga : membuat sistem koordinat tm 3 di autocad map]
[Baca juga : membuat sistem koordinat tm 3 di qgis]

Untuk teori mengenai sistem koordinat TM3° ini, silahkan baca postingan sebelumnya yaitu Membuat Sistem Koordinat TM3 di AutoCAD Map 2012 karena pada postingan tersebut saya telah membahas mengenai parameter-parameter yang digunakan untuk mengisi nilai sistem koordiant tersebut.

Jika teman-teman menggunakan Software lain seperti QGIS silahkan cek postingan Membuat Sistem Koordinat TM3 di QGIS.

Sekilas saya bahas kembali bahwa untuk sistem koordinat ini penjelasannya tertuang di dalam Peraturan Menteri Negara Agraria Nomor 3 Tahun 1997 Pasal 3 dan dokumennya dapat diunduh disini. Penjelasan sistem koordinat TM-3º adalah sebagai berikut :

  1. Sistem koordinat nasional menggunakan Sistem koordinat proyeksi Transverse Mercator Nasional dengan lebar zone 3º (tiga derajat) dan selanjutnya dalam Peraturan ini disebut TM-3°.
  2. Meridian sentral zone TM-3° terletak 1,5° (satu koma lima derajat) di timur dan barat meridian sentral zone UTM yang bersangkutan.
  3. Besaran faktor skala di meridian sentral(k) yang digunakan adalah 0.9999.
  4. Titik nol semu yang digunakan adalah timur (x) = 200.000 meter dan utara (y) = 1.500.000 meter.
  5. Model matematik bumi sebagai bidang referensi adalah spheroid pada datum WGS-1984 dengan parameter a=6.378.137 meter dan f = 1/298,25722357.
  6. Penggunaan sistem proyeksi lain hanya diperkenankan dengan persetujuan Menteri

Langkah-langkah membuat Sistem Koordinat TM3° di ArcGIS adalah sebagai berikut :

  1. Buka ArcMap View → Data Frame Properties
Membuat Sistem Koordinat TM 3 dengan ArcGIS
  1. Pada jendela Data Frame Properties. Pilih tab Coordinate SystemNewProjected Coordinate System.
  1. Jendela New Projected Coordianate System akan terbuka. Lalu isi nilai parameter sebagai berikut:
  • False_Easting : 200000
  • False_Northing : 1500000
  • Central_Meridian : 112.5
  • Scale_Factor : 0.9999
  • Latitude_of_Origin : 0

Pastikan bahwa menggunakan Datum : D_WGS_1984.

Membuat Sistem Koordinat TM 3 dengan ArcGIS
  1. Sistem Koordinat TM3° Zone 49.2 yang baru saja kita buat akan berada pada Folder Custom. Lalu klik ok untuk menggunakan sistem koordinat tersebut.
  1. Disini saya mencoba untuk load data persil bidang tanah yang berada pada sistem koordinat tersebut. Hasilnya adalah seperti gambar di bawah ini. Data persil dan basemap citra satelit ter-overlay dengan rapi.

Untuk dapat menggunakan basemap tersebut silahkan untuk install ArcBru Tiles setelah kalian selesai meng-install ArcGIS.

Membuat Sistem Koordinat TM 3 dengan ArcGIS

Jadi sekian untuk tutorial membuat sistem koordinat TM 3 dengan ArcGIS, sampai jumpa di artikel tutorial selanjutnya.

Mengenal ArcMap, ArcScene, ArcToolbox, ArcGlobe dan ArCatalog pada ArcGIS

Hay sobat geo. Kali ini kita akan mempelajari tentang 5 aplikasi dasar dalam ArcGIS.

Seperti yang sobat geo ketahui, ArcGIS sendiri adalah salah satu software yang dikembangkan oleh ESRI (Environment Science & Research Institue) yang merupakan kompilasi fungsi-fungsi dari berbagai macam software GIS seperti GIS desktop, server, dan GIS berbasis web. Software ini mulai dirilis oleh ESRI Pada tahun 2000.

Produk Utama Dari ArcGIS adalah ArcGIS desktop, dimana ArcGIS desktop merupakan software GIS professional yang komprehensif dan secara umum dikelompokkan atas tiga komponen yaitu :

  • ArcView (komponen yang focus ke penggunaan data yang komprehensif, pemetaan dan analisis),
  • ArcEditor (lebih fokus ke arah editing data spasial) dan
  • ArcInfo (lebih lengkap dalam menyajikan fungsi-fungsi GIS termasuk untuk keperluan analisi geoprosesing)

Selain itu, ArcGIS sendiri mempunyai 5 aplikasi dasar, yaitu:

  1. ArcMap

Merupakan program utama dalam ArcGIS yang digunakan untuk proses mulai dari menampilkan data, editing, analisis dan proses layout data spatial. ArcMap bekerja dengan dengan data spatial dengan format vector maupun raster. Dengan tools dan extension yang ada didalamnya seperti Image Analysis, maka ArcMap mampu melakukan proses editing dan analisis data spatial.

ArcMap : (untuk mengolah peta yang tersusun dalam “layer”, membuat, menampilkan, memilih (query), editing, composing dan publishing)

  1. ArcScene

ArcScene adalah viewer tiga dimensi /3D yang cocok untuk menghasilkan pandangan dengan perspektif yang memungkinkan untuk melakukan navigasi dan berinteraksi dengan fitur 3D dan data raster. Berdasarkan OpenGL, ArcScene mendukung kompleks simbologi garis 3D dan pemetaan tekstur serta penciptaan permukaan dan tampilan TIN. Semua data dimuat ke memori, yang memungkinkan untuk navigasi relatif cepat baik dengan fungsi pan/geser maupun zoom.

ArcScene juga menyediakan fitur untuk mengubah gambar/peta scan ke dalam layer berbasis vektor. Proses untuk mengubah data raster ke fitur vektor dikenal dengan nama vectorization (vektorisasi). Vektorisasi dapat dilakukan manual dengan melihat jejak sel raster secara interaktif atau otomatis menggunakan mode automatic.

ArcScene : (untuk mengolah dan menampilkan peta dalam bentuk 3D)

  1. ArcToolBox

Jendela ArcToolbox merupakan tempat utama di mana kita bisa menemukan, mengelola, dan melaksanakan Geoprocessing tool, yang juga dapat dikelola dan dijalankan dari ArcCatalog. Jendela ArcToolbox berisi toolboxes (kotak peralatan), yang di dalamnya berisi tool dan toolsets. Tools harus terkandung dalam toolbox dan tidak bisa eksis di luar Toolbox.

ArcToolbox : (merupakan kumpulan dari berbagai tools untuk analisis keruangan)

  1. ArcGlobe

ArcGlobe merupakan bagian dari extension ArcGIS 3D Analyst. Aplikasi ini dirancang untuk digunakan pada dataset yang sangat besar dan memungkinkan untuk visualisasi yang mulus pada data raster dan fitur. Hal ini didasarkan pada pandangan global, dengan semua data diproyeksikan ke proyeksi Global Cube dan ditampilkan di berbagai tingkat detail (level of detail-LODs), disusun dalam ubin/tile. Untuk performa maksimal yang akan mengatur dan menyalin sumber data ke ubin LODs. Fitur vektor umumnya dirasterisasi dan ditampilkan sesuai dengan LOD yang terkait, yang membantu dalam navigasi dan tampilan yang sangat cepat.

Singkatnya ArcGlobe, merupakan salah satu aplikasi yang memiliki tampilan seperti Google Earth yang memiliki fungsi sebagai tampilan datum permukaan bumi dengan menggunakan citra satelit.

ArcGlobe : ( untuk menampilkan peta dalam bentuk 3D ke dalam bola dunia yang selanjutnya bisa langsung terkoneksi dengan internet)

  1. ArcCatalog

ArcCatalog sesuai dengan namanya digunakan untuk proses pengaturan data spatial. ArcCatalog digunakan untuk menampilkan direktori data, isi data spatial, proses copy/delete/move, input juga edit metadata. Pada ArcCatalog menyediakan jendela katalog yang digunakan untuk mengatur dan mengelola berbagai jenis informasi geografis untuk ArcGIS Desktop.

ArcCatalog : (untuk mengatur atau mengorganisir data spasial dalam bidang SIG)

Kelemahan ArcGIS

  • ArcGIS memerlukan spesifikasi hardware yang lebih tinggi, jika dibandingkan dengan software sejenis yang open source seperti QGIS.
  • Penggunaan ArcGIS tidak akan efisien jika tidak menggunakan beberapa software yang lain selain ArcMap yang dibuka bersama, misalnya ArcCatalog, Windows Explorer, dan Notepad.
  • ArcGIS tidak 100% persen kompatible dengan ArcView 3x. Proses migrasi akan sangat revolusioner, seperti migrasi dari MS Word 2003 ke MS Word 2007.
  • Di ArcGIS terdapat Xtool dan ET tetapi berbayar.

Keunggulan ArcGIS

ArcGIS unggul dan memiliki tools yang komprehensif dalam menangani data geospasial. Misalnya :

  • Pelayanan kesehatan contohnya dapat mengembangkan peta ilustrasi, sehingga dapat memudahkan user untuk membuat peta dalam suatu wilayah yang mengilustrasikan distribusi atau penyebaran terhadap suatu penyakit, kematian bayi, dsb.
  • Dalam bidang agriculture : user dapat mengetahui bagaimana cara untuk meningkatakan suatu produksi berdasarkan data yang ada.
  • Dalam bidang marketing : user dapat cara meningkatakan/ mengoptimalisasikan pemasaran dengan juga memperhitungkan komponen spasial.
  • Dalam bidang Geografi : kita dapat mengetahui lokasi rawan untuk tiap-tiap jenis bencana alam seperti longsor, area terdampak gunung meletus, tsunami, dsb

Salam belajar